Whatsapp telah menjadi salah satu aplikasi perpesanan paling populer di dunia, digunakan oleh jutaan orang setiap harinya.
Namun, bagi pengguna yang ingin memanfaatkan platform ini untuk kebutuhan pribadi maupun bisnis, ada dua pilihan utama. WhatsApp Biasa dan WhatsApp Bisnis
Kedua versi ini dirancang untuk tujuan yang berbeda, dengan fitur yang disesuaikan untuk kebutuhan masing-masing pengguna.
Lantas, apa saja perbedaan antara WhatsApp Biasa dan WhatsApp Bisnis? Selengkapnya berikut ini ulasannya.
Tujuan dan pengguna yang ditargetkan oleh aplikasi WhatsApp biasa
Dirancang untuk komunikasi pribadi, WhatsApp Biasa memungkinkan pengguna untuk mengobrol, melakukan panggilan suara dan video, serta berbagi media dengan teman dan keluarga. Aplikasi ini cocok untuk interaksi santai tanpa fitur bisnis tambahan.
WhatsApp bisnis
Dikhususkan untuk usaha kecil hingga menengah, WhatsApp Bisnis dirancang untuk meningkatkan komunikasi pelanggan dengan fitur-fitur yang mendukung layanan pelanggan, pemasaran, dan keterlibatan bisnis secara efisien.
Fitur-fitur WhatsApp biasa
WhatsApp Biasa dirancang untuk kebutuhan komunikasi sehari-hari, sehingga fitur-fitur yang disediakan lebih sederhana dan fokus pada penggunaan pribadi. Berikut adalah fitur utama yang ditawarkan:
Obrolan satu lawan satu dan grup
Pengguna dapat berkomunikasi secara langsung dengan individu atau membuat grup untuk mengobrol bersama teman, keluarga, atau kolega. Grup ini bisa menampung hingga ratusan anggota.
Panggilan suara dan video
WhatsApp Biasa mendukung panggilan suara dan video berkualitas tinggi secara gratis, memungkinkan pengguna tetap terhubung dengan orang terdekat di mana saja.
Berbagi media dasar
Pengguna dapat berbagi gambar, video, dokumen, atau pesan suara. Namun, aplikasi ini tidak memiliki fitur khusus untuk kebutuhan bisnis, seperti katalog produk atau alat promosi lainnya.
WhatsApp Bisnis
WhatsApp Bisnis dirancang khusus untuk membantu pelaku usaha meningkatkan interaksi dengan pelanggan. Fitur-fitur yang ditawarkan lebih lengkap dan difokuskan pada kebutuhan bisnis, seperti:
Profil bisnis
Pelaku usaha dapat membuat profil bisnis profesional yang memuat informasi penting, seperti: Nama bisnis. Deskripsi singkat tentang usaha. Alamat fisik atau lokasi. Email dan situs web resmi. Fitur ini memudahkan pelanggan untuk mengenal bisnis Anda tanpa harus bertanya terlebih dahulu.




